Beranda Fakta Bagaimana Jika Peluru Di Tembakan Di Ruang Angkasa?

Bagaimana Jika Peluru Di Tembakan Di Ruang Angkasa?

34
0

Mungkin dari kalian pernah atau sedang memikirkan Bagaimana Jika Peluru Di Tembakan Di Ruang Angkasa?

Di dalam lingkungan bumi dan luar angkasa memiliki banyak perbedaan salah satunya adalah di luar angkasa tidak memiliki gravitasi seperti hal nya di bumi ini. Nah akibat dari perbedaan itu muncul lah sebuah pertanyaan Bagaimana Jika Peluru Di Tembakan Di Ruang Angkasa oleh seorang astronot.

Pada jum’at 9 Febuari, sebuah peluru yang ditembakan di luar angkasa tidak akan mempunyai kecepatan yang sama seperti peluru yang di tembakan di bumi. Karena memiliki gravitasi peluru yang di tembakan di bumi akan membuat peluru itu terjatuh kebawah meskipun objek tersebut tidak menabrak apapun.

Lain halnya dengan peluru yang ditembakan di ruang angkasa, yang juga tidak memiliki gravitasi seperti di bumi, peluru itu akan melesat dan terus bergerak selamanya sepanjang peluru itu tidak menabrak asteroid atau benda langit lainya. Artinya begitu peluru itu di tembakan peluru akan terus melesat tanpa henti.

Mengapa peluru tidak akan berhenti saat di tembakan? Menurut ahli astronomi dari universitas Harvard Amerika serikat dan SERI institute mengatakan bahwa saat peluru ditembakan, peluru itu tidak akan pernah berhenti , karena alam semesta tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan peluru tersebut. dibutuhkan jumlah massa yang lebih untuk memperlambatnya.

Diketahui alam semesta ini mengembang dengan tingkat kecepatan 74 kilometer per detik dan permegapersec atau skitar 3 juta tahun cahaya. Dengan perhitungan tersebut, jika setiap peluru di lesatkan di ruang angkasa, sekitar jarak 40 – 50 ribu tahun cahaya dari peluru tersebut akan menjauh pada kecepatan yang sama. Dengan itu juga akan selamanya jarak tersebut berada di  luar jangkauan dari peluru tersebut.

Namun bagaimana jika alam semesta tidak berkembang? Maka satu atau dua atom per sentieter kubik yang ditemui oleh peluru yang ditembakan di ruang hampa, akan membuat peluru itu menjadi macet. Namun peluru akan mandek setelah 10 juta tahun cahaya.