Beranda My Diary MY DIARY ( MULAI MELANGKAH )

MY DIARY ( MULAI MELANGKAH )

69
0

Pada tanggal 20/Juni 2019. Keuangan gua mulai tidak stabil, sementara gua berniat untuk menjalankan program layanan pembuatan situs web gratis dan menjalankan beberapa situs. Sedangkan, seiringnya gua harus menjalani gua butuh dana modal sejenis, ya Rokok dan Kopi. Sebenarnya gua ga pengen ngerokok, tapi namanya sudah menjadi pecandu, akan sangat susah untuk berhenti. Saran gua bagi teman-teman yang tidak merokok, jangan sampe deh ikut-ikutan ngerokok.

Gua berniat untuk menjalankan 4 situs, yakni situs berita yang sedang kalian baca ini, situs downloader intro ( produk.technoilahi.store ) situs download game ( game-naonatuh.tech ), dan situs download software ( software.game-naonatuh.tech ). Semua webnya telah selesai gua buat. Hanya tinggal gua jalani dengan rutin dan tekun, agar visitor menaik. Ya yang jadi masalah itu tadi, uang. Lucu juga sih, hal yang sebenarnya harus gua lakukan tanpa uang tapi harus ada uang untuk menjalankannya, haha.

Mungkin ini adalah salah satu cobaan,karena jika semuanya lancar tanpa adanya sebuah cobaan, maka tidak aka nada hal yang patut untuk dijadikan sebuah motivasi ketika sukses nanti. Jujur, tujuan gua itu menciptakan banyak lapangan pekerjaan serta berusaha untuk melawan riba. Tapi, dalam mengapai tujuan tersebut, gua harus punya sebuah pemasukan yang memadai, aneh juga kan kalau semisal gua ingin menciptakan sebuah lapang pekerjaan gua sendiri ga punya pekerjaan. Atau cukup gila juga kalau semisal gua mau perangi riba eh tapi modal sendiri dari bank. So, dari tidak adanya uang ini serta tidak adanya pemasukan untuk langkah awal ini, membuat gua untuk berfikir keras bagaimana caranya agar gua tidak meminjam ke bank atau melakukan riba, namun program-program yang akan gua jalani berjalan dengan lancar.

Tepat di malam kamis malam tanggal 20 Juni. Gua merenung tentang diri gua. Sebelumnya gua bekerja dibeberapa perusahaan dengan gajih yang besar, namundengan gajih besar tersebut tidak membuat gua nyaman dan berkecukupan, gua anak yang boros dan gengsian, hal itu yang menjadi aspek gua yang tidak bisa menyimpan uang. Gua berfikir bahwa ini merupakan sebuah teguran serta pelajaran hidup, bahwa kita tidak akan merasa puas, walaupun dengan gajih besar, walaupun dengan provesi yang menjanjikan. Kunci kepuasan terdapat dalam hati, yakni dengan mensyukuri nikmat tuhan. Jujur, dikala kritis seperti ini gua hanya menghitung keterpurukan tanpa menghitung nikmat besar yang telah di berikan Allah kepada diri ini.

Disini gua mulai bangkit, membuka semua situs yang sebelumnya belum gua jalani dan gua jalani malam itu juga, dan gua berdo’a, agar dapat tekun dan istiqomah. Gua sudah tidak memikirkan keuntungan, yang gua fikirkan adalah, ini usaha gua, ini pengabdian gua. Dikala saatnya datang, yakni disaat gua memiliki penghasilan dari apa yang udah gua jalani dan gua tekuni. Dari sanalah gua akan menjalankan apa yang menjadi tujuan gua hidup. Yakni, memerangi riba dan menciptakan rantai ekonomi msyarakat yang sejahtra.

Mungkin 1-2 Tahun gua harus menekuni hal ini, dan gua ga tahu pasti hal itu akan mennghasilkan atau sebaliknya, namun gua percaya Bahwa Allah Adil.